Tumbang Sabetung – Bayangkan sebuah sekolah di mana anak-anaknya haus akan Firman Tuhan, rindu memuji nama-Nya, dan ingin tahu lebih banyak tentang kasih Yesus, namun terkendala satu hal pilu: Tidak ada guru yang mengajar.

Itulah realitas yang terjadi di SDN Tumbang Sabetung, sebuah sekolah di pedalaman Kalimantan Tengah. Hingga hari ini, posisi Guru ASN untuk Pendidikan Agama Kristen di sekolah ini masih kosong. Anak-anak Kristen di sana harus belajar dengan keterbatasan, menunggu keajaiban datang agar mereka bisa mendapatkan hak rohani yang sama dengan anak-anak di kota. Namun, di mana ada kerinduan, di situ Tuhan bekerja!

Pada hari Jumat, 17 April 2026, kerinduan itu akhirnya terjawab. Lewat tangan-tangan perpanjangan kasih Tuhan, Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) hadir menembus pedalaman. Melalui dukungan Bantuan Persembahan Kasih (PK) dari para donatur yang setia, YDKI dapat mengutus seorang pahlawan tanpa tanda jasa: Ibu Novi Star Kristaliani, S.Pd.

Screenshot 2026 04 18 172049

Hari itu, ruang kelas yang biasanya sepi dari puji-pujian, mendadak hangat. Ibu Novi berdiri di depan kelas, membawa kabar sukacita dengan materi yang sangat indah: “Allah Menciptakan Laki-laki dan Perempuan Sama Istimewa.”

Sebuah pesan sederhana, namun sangat fundamental bagi anak-anak pedalaman untuk menyadari betapa berharganya diri mereka di mata Sang Pencipta. Tidak ada kelas besar yang megah, namun ada enam hati kecil yang menyerap setiap perkataan Ibu Novi dengan mata berbinar.

Mari kita kenali nama-nama pejuang cilik yang hadir hari itu. Nama-nama yang kini selalu ada dalam doa kita:

Dari Kelas 2:

  1. Mario Primanto
  2. Jondrio

Screenshot 2026 04 18 172133

Dari Kelas 4:

  1. Winny Notrisa
  2. Aldi

Dari Kelas 5:

  1. Eka Prastya
  2. Jelsi

Mereka mungkin hanya enam orang. Namun di mata Tuhan, satu jiwa yang mengenal kasih-Nya jauh lebih berharga dari seluruh isi dunia. Hari itu, Mario, Jondrio, Winny, Aldi, Eka, dan Jelsi pulang dengan dada membusung bangga, menyadari bahwa mereka adalah ciptaan Tuhan yang sangat istimewa.

Sahabat YDKI, pelayanan Ibu Novi Star Kristaliani, S.Pd. hari ini adalah bukti nyata bahwa kasih tidak pernah diam. Bantuan Persembahan Kasih (PK) yang disalurkan YDKI telah mengubah air mata kerinduan menjadi senyuman harapan.

Namun, perjuangan ini belum selesai. SDN Tumbang Sabetung dan banyak sekolah lain di pedalaman Kalimantan Tengah masih terus menanti kehadiran guru-guru agama. Mereka butuh kita.

Screenshot 2026 04 18 171930

Jika Anda membaca tulisan ini, Anda bukanlah kebetulan sedang singgah. Tuhan sedang mengetuk hati Anda untuk ikut ambil bagian.

Apa yang bisa Anda lakukan?

  1. Bagikan (Share) artikel ini ke semua grup keluarga, gereja, dan media sosial Anda. Biarkan dunia tahu ada anak-anak pedalaman yang rindu Firman Tuhan.
  2. Dukung dalam Doa, doakan Ibu Novi dan keenam anak didik tercinta kita.
  3. Bergabung dalam Persembahan Kasih, dukung operasional misionaris YDKI agar kami bisa menjangkau lebih banyak desa dan sekolah yang terabaikan.

Mari bergandengan tangan bersama Yayasan Damar Kasih Indonesia. Karena satu kebaikan kecil Anda, bisa menyelamatkan masa depan rohani generasi penerus di pedalaman Kalimantan.

Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita bersama. Amin!

Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)