SEI NANJAN, KALIMANTAN TENGAH – Deru suara perahu ces membelah riak sungai, bersahutan dengan kicau burung pedalaman Kalimantan Tengah yang menyapa pagi. Hari ini, Minggu, 17 Mei 2026, sebuah sudut kecil di Pos Pelayanan Injil Desa Sei Nanjan (yang akrab dikenal warga sebagai Batu Kuli) mendadak riuh oleh tawa polos anak-anak.

WhatsApp Image 2026 05 17 At 07.57.47

Di sinilah, di bawah atap sederhana namun penuh kehangatan, Yayasan Damar Kasih Indonesia kembali merajut asa melalui Pelayanan Penginjilan dan Sekolah Hari Minggu (SHM).

Ketika Langkah Kaki Kalah oleh Semangat

Dikoordinir dengan penuh kasih oleh Ibu Ariyani, pelayanan pagi ini terasa begitu hidup. Jarak dan keterbatasan fasilitas di pedalaman bukan penghalang bagi lima anak luar biasa yang hadir hari ini: Silva Ani Putri, Siska Peronika, Jhona, Kamela, dan Salma Cantika. Langkah kaki mereka yang kecil membawa semangat raksasa untuk belajar tentang kasih Tuhan.

“Melihat mata mereka yang berbinar saat memuji Tuhan adalah bahan bakar pelayanan kami. Di tempat yang jauh dari gemerlap kota ini, Tuhan sedang membentuk masa depan,” ujar Ibu Ariyani dengan mata berkaca-kaca penuh syukur.

Bernyanyi, Berjoget, dan Menjemput Sukacita

Ibadah Sekolah Hari Minggu kali ini jauh dari kata kaku. Ibu Ariyani mengajak Silva, Siska, Jhona, Kamela, dan Salma untuk bangkit berdiri, bernyanyi, dan berjoget bersama. Ruangan kecil itu bergetar oleh tepuk tangan dan tawa renyah mereka saat menirukan gerakan lagu pujian. Tidak ada sekat, tidak ada rasa malu—yang ada hanya sukacita murni anak-anak tebusan Tuhan.

Setelah energi mereka terpompa lewat pujian, suasana berubah menjadi teduh dan khidmat saat masuk ke dalam sesi cerita Alkitab.

Belajar dari Yohanes 17:1-17: Diutus dan Dilindungi

Nats pembahasan Alkitab hari ini diambil dari Injil Yohanes 17:1-17, tentang Doa Yesus untuk murid-murid-Nya. Dengan bahasa yang sederhana dan menyentuh, Ibu Ariyani menanamkan kebenaran iman yang mendalam kepada anak-anak: bahwa mereka tidak berjalan sendirian di dunia ini.

Yesus berdoa agar anak-anak di Desa Sei Nanjan dikuduskan dalam kebenaran dan dilindungi dari yang jahat. Di akhir sesi cerita, kelima anak ini melipat tangan, menutup mata, dan menaikkan doa yang tulus—sebuah pemandangan indah yang mampu melelehkan hati siapa saja yang melihatnya.

Mari Menjadi Bagian dari Terang di Pedalaman!

Sahabat Damar Kasih, anak-anak di Desa Sei Nanjan (Batu Kuli) adalah bukti bahwa Injil harus terus ditabur hingga ke ujung bumi. Mereka butuh uluran tangan kita, butuh doa-doa kita, dan butuh kehadiran para relawan yang siap bergerak.

Bagikan artikel ini di media sosial Anda! Satu share dari Anda sangat berarti untuk membuka mata dunia bahwa ada mutiara-mutiara berharga di pedalaman Kalimantan Tengah yang sedang bertumbuh di dalam Tuhan.

Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)