SHM Anak-Anak POS PI Jemaat Desa Tumbang Manangei, Desa Tumbang Manangei, Kalimantan Tengah, Minggu, 23 Agustus 2026, Pukul 09.00 WIB, Rumah Guru Sekolah Minggu
Di tengah kehidupan pedalaman Kalimantan Tengah, ketika jarak dan keterbatasan sering menjadi tantangan, ada sebuah pemandangan sederhana yang mengandung sukacita besar: anak-anak duduk bersama, membuka Alkitab, mendengarkan Firman Tuhan, berdoa, dan belajar mengenal kasih Kristus.
Minggu pagi, 23 Agustus 2026, kegiatan Sekolah Hari Minggu (SHM) anak-anak POS PI Jemaat Desa Tumbang Manangei kembali dilaksanakan di rumah Guru Sekolah Minggu. Tidak ada gedung gereja yang megah. Tidak ada fasilitas yang berlebihan. Namun di tempat yang sederhana itu, Firman Tuhan diberitakan dan iman anak-anak sedang dibangun. Pada SHM kali ini, anak-anak belajar dari Matius 18:6–11, sebuah bagian Firman Tuhan yang mengingatkan betapa berharganya setiap anak di hadapan Allah.
Firman Tuhan mengajarkan agar jangan sampai anak-anak menjadi batu sandungan dalam iman mereka. Justru, mereka harus dibimbing untuk mengenal Tuhan, mengasihi-Nya, dan bertumbuh di dalam kebenaran Firman. Pembacaan nast Alkitab dilakukan oleh Denis Imanuel.
Dengan suara seorang anak yang membaca Firman Tuhan, rumah sederhana itu menjadi tempat di mana nama Tuhan dimuliakan. Guru Sekolah Minggu, Santri Milawati, dengan penuh kasih membimbing anak-anak dalam proses belajar dan mendengarkan Firman Tuhan. Dan pada akhir kegiatan, doa penutup kembali dipimpin oleh Santri Milawati.

LIMA ANAK, SATU HARAPAN BESAR, Hari itu hadir:
- Queenara Kalysta
- Denis Imanuel
- Septa
- Alparo
- Vael
Mungkin jumlah mereka hanya lima orang. Tetapi bagi pelayanan Tuhan, lima anak bukanlah jumlah yang kecil. Lima anak berarti lima kehidupan yang sedang Tuhan bentuk. Lima hati yang sedang belajar mengenal Yesus. Lima generasi yang memiliki kesempatan untuk membawa terang Injil lebih jauh di masa depan. Dan siapa tahu, dari antara mereka, Tuhan sedang mempersiapkan seorang pelayan Tuhan, seorang penginjil, seorang guru, seorang pemimpin, atau seorang saksi Kristus yang kelak akan dipakai untuk memberkati banyak orang.
Pelayanan penginjilan di pedalaman bukan hanya tentang perjalanan panjang, medan yang sulit, atau keterbatasan fasilitas. Pelayanan adalah tentang hadir. Hadir untuk anak-anak. Hadir untuk keluarga. Hadir membawa Firman Tuhan. Hadir menanam benih iman. Karena kita percaya, setiap benih Firman yang ditaburkan hari ini dapat menjadi pohon iman yang menghasilkan buah pada masa depan. Mungkin hari ini mereka hanya duduk mendengarkan cerita Alkitab. Tetapi suatu hari nanti, merekalah yang mungkin berdiri dan berkata:
“Saya mengenal Yesus sejak kecil, dan saya tidak akan melupakan kasih-Nya.”
Melalui pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) bersama para missionary volunteer dan para pelayan lokal, pelayanan kepada anak-anak di pedalaman terus diupayakan.
Kami percaya bahwa anak-anak di pedalaman memiliki nilai yang sama di hadapan Tuhan. Mereka berhak mendengar Injil. Mereka berhak mendapatkan pendampingan rohani. Mereka berhak mengenal kasih Kristus. Dan mereka berhak memiliki masa depan yang penuh pengharapan. Karena itu, mari jangan melihat pelayanan ini hanya sebagai sebuah kegiatan hari Minggu. Ini adalah investasi kekekalan.
Mari terus doakan pelayanan anak-anak POS PI Jemaat Desa Tumbang Manangei. Doakan Guru Sekolah Minggu yang setia melayani. Doakan agar semakin banyak anak datang belajar Firman Tuhan. Doakan agar benih Injil yang ditanam hari ini bertumbuh menjadi iman yang kuat. Dan bagi setiap orang yang ikut menopang pelayanan ini melalui doa, tenaga, waktu, maupun dukungan lainnya: Terima kasih telah ikut menjadi bagian dari pekerjaan Tuhan di pedalaman Kalimantan Tengah. Dari rumah sederhana di Tumbang Manangei, Tuhan sedang menanam benih untuk masa depan. Bukan tentang seberapa banyak yang hadir. Bukan tentang semegah apa tempatnya. Tetapi tentang satu hal: Firman Tuhan terus diberitakan. Dan selama masih ada anak-anak yang mau membuka Alkitab, harapan itu masih menyala.
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
