Sekolah Hari Minggu (SHM) Sei Nanjan – Minggu, 23 Agustus 2026 | Pukul 08.00 WIB, Pelayanan Penginjilan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI)

“Pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya…”
Ibrani 1:2

Sei Nanjan, Kalimantan Tengah — Di tengah keterbatasan dan jauhnya pelayanan dari pusat kota, ada satu hal yang tidak pernah terbatas: kasih Allah kepada anak-anak-Nya.

Minggu pagi, 23 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB, pelayanan Sekolah Hari Minggu (SHM) Sei Nanjan kembali menjadi ruang sederhana namun penuh sukacita bagi anak-anak untuk belajar mengenal Firman Tuhan.

Dengan tema “Allah Berfirman dengan Perantaraan Anak-Nya”, anak-anak diajak memahami bahwa Allah tidak pernah berhenti berbicara kepada manusia. Melalui Yesus Kristus, Anak-Nya, Allah menyatakan kasih, keselamatan, pengharapan, dan jalan kehidupan kepada setiap orang.

Kegiatan diawali dengan doa pembuka yang dibawakan oleh Raya. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan nas Alkitab dari Surat Ibrani pasal 1, yang dibacakan oleh Kattrina Evadhitiya. Firman Tuhan menjadi pusat kegiatan pagi itu. Anak-anak bukan hanya hadir untuk mendengar cerita Alkitab, tetapi belajar bahwa Firman Tuhan adalah terang yang menuntun langkah mereka sejak usia dini. Setelah itu, doa persembahan dipimpin oleh Raya, sebagai bagian dari pembelajaran iman dan ucapan syukur kepada Tuhan. Kebaktian kemudian ditutup dengan doa akhir yang dipimpin oleh Eva.

WhatsApp Image 2026 08 23 At 10.56.46

Empat Anak, Satu Sukacita, Satu Pengharapan, Pada SHM kali ini, tercatat 4 anak yang hadir:

  1. Kattrina Evadhitiya
  2. Raka Bumidhivanto
  3. Raya
  4. Rayan

Mungkin jumlahnya tidak banyak. Namun dalam pelayanan penginjilan di pedalaman, empat anak bukanlah angka kecil. Di balik empat nama tersebut ada masa depan, ada keluarga, ada harapan, dan ada generasi yang sedang belajar mengenal Tuhan. Satu anak yang mengenal Firman Tuhan hari ini dapat menjadi pembawa terang bagi keluarganya di kemudian hari. Karena itu, pelayanan di pedalaman bukan tentang seberapa banyak orang yang hadir, tetapi tentang seberapa banyak hati yang disentuh oleh kasih Kristus.

Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) melalui para misionary volunteer terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dan anak-anak di daerah pedalaman Kalimantan Tengah.

Perjalanan pelayanan mungkin tidak selalu mudah. Jarak yang jauh, kondisi medan, keterbatasan fasilitas, dan berbagai tantangan menjadi bagian dari perjalanan. Tetapi satu keyakinan terus menjadi kekuatan: “Jika Tuhan mengutus, Tuhan juga akan membuka jalan.”

Hari ini mungkin hanya ada beberapa anak yang duduk mendengarkan Firman. Namun siapa yang tahu, beberapa tahun kemudian mereka dapat menjadi guru, pelayan Tuhan, pemimpin masyarakat, atau bahkan penginjil yang membawa kabar baik kepada generasi berikutnya?

Benih Firman yang ditanam hari ini dapat menjadi pohon iman di masa depan.

Doakan agar setiap anak yang datang mengalami kasih Tuhan, bertumbuh dalam iman, mencintai Firman Tuhan, dan menjadi generasi yang membawa damai bagi keluarga serta masyarakat.

Dari Sei Nanjan, Kalimantan Tengah, kami belajar satu hal:

Pelayanan yang besar tidak selalu dimulai dengan kerumunan yang besar. Kadang-kadang, pelayanan besar dimulai dari beberapa anak yang duduk sederhana, membuka Alkitab, dan mendengarkan Firman Tuhan.

Sebab bagi Tuhan, setiap anak berharga. Setiap jiwa berharga. Dan setiap benih Firman tidak pernah sia-sia.

Yayasan Damar Kasih Indonesia
Melangkah dalam kasih, melayani dengan iman, menabur Firman untuk generasi.
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)