Kebaktian Sekolah Hari Minggu – POS PI Desa Tumbang Mangketai, Minggu, 23 Agustus 2026, Pukul 08.00 WIB, Firman Tuhan: Keluaran 1:8–10
Koordinator: Ibu Sisi & Ibu Margemini
Di tengah keterbatasan dan jauhnya akses pelayanan di pedalaman Kalimantan Tengah, ada sebuah sukacita sederhana yang tidak pernah kehilangan makna: anak-anak datang, berkumpul, belajar Firman Tuhan, dan menyembah Tuhan bersama.
Minggu pagi, 23 Agustus 2026, suasana Sekolah Hari Minggu di Desa Tumbang Mangketai kembali dipenuhi semangat dan sukacita. Bukan kemewahan gedung yang menjadi ukuran, bukan pula banyaknya fasilitas yang menentukan kualitas pelayanan. Yang terutama adalah hadirnya hati yang rindu mengenal Tuhan.
Pada kesempatan ini, Firman Tuhan disampaikan dari Keluaran 1:8–10. Bagian Firman ini mengingatkan kita tentang perubahan zaman, ketika muncul seorang raja baru yang tidak lagi mengenal Yusuf dan melihat pertumbuhan bangsa Israel sebagai sesuatu yang mengancam. Dari kisah tersebut kita belajar bahwa situasi dan zaman dapat berubah, tetapi Tuhan tetap berdaulat atas umat-Nya.
Anak-anak yang hari ini duduk sederhana di sebuah tempat pelayanan di pedalaman bukan sekadar mengikuti kegiatan Sekolah Hari Minggu.

Mereka sedang dipersiapkan menjadi generasi yang mengenal Tuhan. Mereka sedang belajar bahwa hidup mereka berharga di hadapan Allah. Mereka sedang ditanamkan Firman yang kelak dapat menjadi kekuatan ketika menghadapi perubahan zaman.
Pelayanan seperti ini mungkin terlihat kecil di mata dunia. Namun kami percaya:
Tidak ada pelayanan yang terlalu kecil ketika dilakukan untuk Tuhan.
Satu anak yang mengenal Firman Tuhan adalah sebuah harapan. Satu hati yang belajar berdoa adalah sebuah benih iman. Satu pertemuan Sekolah Hari Minggu di pedalaman adalah bagian dari pekerjaan besar Tuhan untuk menjangkau generasi.
Terima kasih kepada Ibu Sisi dan Ibu Margemini yang terus mengambil bagian dalam mengoordinasikan pelayanan Sekolah Hari Minggu di Desa Tumbang Mangketai.
Terima kasih juga kepada anak-anak yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan sukacita:
Ardi Ramagabriel • Arsy Manuel • Desmiaty • Jumita • Ramzi • Ramli • Lidya
Nama-nama ini bukan sekadar daftar hadir. Mereka adalah wajah-wajah generasi yang sedang kita titipkan kepada Tuhan.
Melalui pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) dan para misionary volunteer, kami terus percaya bahwa Injil harus menjangkau sampai ke tempat-tempat yang jauh, termasuk pelosok-pelosok Kalimantan Tengah. Karena bagi Tuhan, tidak ada desa yang terlalu jauh, tidak ada anak yang terlalu kecil, dan tidak ada tempat yang terlalu terpencil untuk mendengar kasih-Nya. Dari pedalaman, doa dinaikkan. Dari pedalaman, iman ditumbuhkan. Dari pedalaman, generasi baru sedang dipersiapkan.
Mari terus dukung pelayanan penginjilan di pedalaman Kalimantan Tengah. Bukan hanya dengan dana, tetapi juga dengan doa, perhatian, tenaga, dan kepedulian. Sebab mungkin kita tidak dapat hadir langsung di pedalaman, tetapi dukungan kita dapat menjadi bagian dari langkah seseorang untuk membawa terang Kristus kepada mereka yang membutuhkan.
Doakan agar setiap anak yang mengikuti Sekolah Hari Minggu bertumbuh dalam iman, karakter, kasih, dan pengenalan akan Tuhan. Doakan para guru dan pelayan Tuhan agar tetap kuat, setia, dan memiliki hati yang tidak pernah lelah melayani. Dan doakan agar semakin banyak pintu terbuka sehingga Kabar Baik tentang Yesus Kristus dapat terus diberitakan sampai ke pelosok negeri. “Sebab seorang anak yang hari ini belajar mengenal Tuhan, dapat menjadi pembawa terang bagi generasinya di masa depan.”
Yayasan Damar Kasih Indonesia – Melayani, Menjangkau, Menabur Kasih.
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
