SEI NANJAN – Tepat pukul 08.00 WIB pada Minggu, 13 September 2026, keheningan pagi di pedalaman Kalimantan Tengah dipecahkan oleh antusiasme lima pahlawan cilik. Berkumpul beralaskan tikar sederhana di Sekolah Hari Minggu (SHM) POS PI Sei Nanjan, Silva Ani Putri, Jhona, Camela, Katrina Eva Adithia, dan Rakha Bumi Dhivanto membuktikan bahwa semangat beribadah mampu menembus segala keterbatasan. Di bawah bimbingan Ibu Eva, ibadah pagi ini menjadi saksi nyata bagaimana benih iman ditanamkan sejak dini melalui pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI).

Mengusung tema Nilai Ketaatan dan Hormat, anak-anak ini tidak hanya hadir sebagai pendengar, tetapi langsung mengambil peran pelayanan yang luar biasa. Ibadah dibuka dengan keberanian Jhona memimpin doa, disusul oleh pembacaan firman Tuhan yang lantang dari Keluaran 20:1-22 oleh Silva Ani Putri. Rasa tanggung jawab juga terlihat saat Camela dengan penuh senyum mengedarkan kantong kolekte, sebelum akhirnya ibadah ditutup dengan doa syafaat yang indah dari Katrina Eva Adithia.

3

Kesederhanaan ruang ibadah justru menonjolkan kehangatan dan kekhusyukan mereka, sebuah momen manis yang terekam jelas saat anak-anak duduk berdampingan. Menariknya, keterbatasan akses buku tidak memadamkan semangat mereka. Firman Tuhan tetap bergema saat anak-anak ini dengan serius membaca Alkitab digital melalui layar gawai, pemandangan luar biasa yang diabadikan.

2

Sebagai relawan misionaris YDKI, menyaksikan generasi penerus di pedalaman Kalimantan Tengah memaknai ketaatan dan rasa hormat adalah bahan bakar yang tak ternilai bagi pelayanan ini. Mereka adalah terang kecil yang kelak akan menyinari daerahnya. Mari bersama-sama kita dukung, doakan, dan bagikan kisah inspiratif dari POS PI Sei Nanjan ini agar semakin banyak hati yang tergerak untuk melihat bahwa ladang pelayanan Tuhan selalu subur, di mana pun ia berada.

Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia(yes)