Ringkasan Arus Kas Bulanan
- Saldo awal per 1 Oktober 2025: Rp 92.737.736,32
- Pemasukan (Mutasi Kredit): Rp 59.131.706,00
Sumber: Donasi & realisasi proyek - Pengeluaran (Mutasi Debet): Rp 90.324.269,00
Kegiatan operasional & aktivitas proyek - Saldo akhir 31 Oktober 2025: Rp 61.545.173,32
Status Oktober 2025: Defisit Rp 31.192.563 (pengeluaran lebih besar daripada pemasukan).
Beban Pengeluaran Dibayar pada 1 November 2025
Total beban tersisa yang dibayarkan setelah akhir bulan: Rp 75.558.405,00
Rinciannya:
- Transfer Proyek Eropa: Rp 48.165.450
- Biaya Kirim Transfer Internasional: Rp 642.955
- Persembahan Kasih (5 penerima): Rp 18.000.000
- Cicilan Proyek NTT: Rp 8.750.000
Konsekuensi:
Setelah pengeluaran ini, kas awal November akan defisit sekitar –Rp 14.013.231.
Komposisi Beban
- 64,6% → Proyek Eropa + biaya kirim
- 23,8% → Persembahan Kasih (dukungan pelayanan)
- 11,6% → Cicilan Proyek NTT
Mayoritas pengeluaran diarahkan pada komitmen proyek internasional.
Analisis Keuangan
- Oktober berada pada posisi defisit karena tingginya beban kegiatan.
- Saldo akhir Oktober masih positif sehingga likuiditas jangka pendek masih terjaga.
- Namun pembayaran besar di 1 November menyebabkan kas memasuki zona defisit, sehingga diperlukan pemasukan baru.
Catatan Manajerial
- Perlu sinkronisasi antara jadwal pengiriman dana dan pemasukan dari mitra luar negeri, agar proyek internasional tidak mengurangi likuiditas domestik.
- Disarankan menjaga cadangan kas minimal Rp 50 juta untuk kebutuhan operasional rutin.
- Mitra luar negeri (Hagios Internationaal) perlu segera diberi laporan untuk mempercepat pendanaan tahap berikutnya.
Rekomendasi Utama
- Selaraskan jadwal proyek & aliran dana internasional.
- Segera lakukan komunikasi dengan pembina & mitra luar negeri mengenai posisi kas.
- Cari pemasukan tambahan di awal November (donatur, persembahan kasih, dukungan lokal).
Kesimpulan
- Saldo akhir Oktober: masih aman (Rp 61,5 juta).
- Status bulan Oktober: defisit karena pengeluaran tinggi.
- Awal November: berpotensi defisit ±Rp 14 juta setelah pembayaran tertunda.
- Tindak lanjut: percepatan pemasukan dan pengelolaan arus kas yang lebih terencana.(yes)