Tumbang Sabetung – Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus bagi seluruh Sahabat Damar Kasih di mana pun Anda berada.

Dari pedalaman Kalimantan Tengah yang rimbun dan damai, kami Yayasan Damar Kasih Indonesia kembali membawa kabar sukacita tentang karya Tuhan yang terus berjalan di tengah-tengah generasi penerus bangsa. Pagi ini, Kamis, 7 Mei 2026, tepat pukul 10.00 WIB, sebuah momen indah kembali terukir di ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri Tumbang Sabetung.

Screenshot 2026 05 07 203547

Hari ini adalah jadwal bagi pelayanan Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang diasuh oleh salah satu guru kebanggaan kita,  Ibu Guru Novi Star Kristaliani, S.Pd. Dengan penuh kasih dan senyum yang tulus, Ibu Novi menyapa anak-anak, “Selamat pagi, anak-anak yang dikasihi Tuhan!” Sapaan hangat tersebut langsung dibalas dengan seruan ceria dari murid-murid yang sudah menantikan jam pelajaran ini.

Sebelum memulai pelajaran, Ibu Novi mengajak seluruh siswa untuk melipat tangan, menutup mata, dan berdoa bersama, memohon hikmat Tuhan agar pelajaran hari ini dapat tertanam dengan baik di hati mereka.

Suasana kelas yang tadinya tenang, seketika berubah menjadi penuh semangat dan sukacita ketika sesi puji-pujian dimulai. Ibu Novi mengajak anak-anak berdiri dan memuji Tuhan lewat pujian:

“Karena Roh Allah ada di dalamku, ku menari s’perti Daud menari… Ku ‘kan menari, ku ‘kan menari, ku ‘kan menari s’perti Daud menari!”

Sungguh sebuah pemandangan yang mengharukan sekaligus membahagiakan melihat anak-anak pedalaman ini bernyanyi dengan lantang dan menari dengan riang, mengekspresikan kebebasan dan sukacita yang murni di dalam Tuhan, persis seperti Raja Daud. Dinding kelas kayu yang sederhana itu seolah bergema oleh pujian tulus mereka.

Setelah suasana hati anak-anak dipenuhi dengan sukacita, Ibu Novi mulai masuk ke pokok bahasan yang sangat penting dan relevan bagi kehidupan bangsa kita, yaitu: “Mensyukuri Keberagaman dalam Masyarakat Indonesia.”

Di tengah kemajemukan suku, bahasa, dan budaya—yang juga sangat terasa di bumi Kalimantan—anak-anak diajarkan bahwa perbedaan bukanlah sebuah pemisah, melainkan anugerah Tuhan yang harus disyukuri dan dijaga. Mereka diajak untuk memahami bahwa Tuhan menciptakan manusia beraneka ragam agar kita bisa saling mengasihi, saling menghormati, dan hidup rukun berdampingan sebagai satu keluarga besar ciptaan-Nya.

Pelayanan di pelosok desa seperti Tumbang Sabetung ini seringkali memiliki tantangan tersendiri, namun melihat mata yang berbinar dan antusiasme anak-anak saat belajar firman Tuhan, segala lelah terasa sirna. Kami, para relawan misionaris yang tergabung dalam Yayasan Damar Kasih Indonesia, terus berkomitmen untuk tidak hanya membawa pendidikan, tetapi juga terang kasih Kristus bagi anak-anak di pedalaman.

Terima kasih kepada seluruh donatur, pendoa, dan Sahabat Damar Kasih yang terus menopang pelayanan ini. Mari kita terus berdoa bagi  Ibu Guru Novi Star Kristaliani, S.Pd., dan anak-anak di SDN Tumbang Sabetung. Biarlah benih firman Tuhan tentang kasih dan toleransi yang ditaburkan hari ini bertumbuh subur dan menjadikan mereka terang di tengah masyarakat kelak.

Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita bersama!

Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)