Tumbang Sabetung, Pelayanan Injil di pedalaman Pulau Borneo kembali menjadi saksi nyata kasih Tuhan yang bekerja dengan sederhana namun penuh kuasa. Pada Ibadah Minggu Pagi, 28 Desember 2025, jemaat POS Pelayanan Injil Desa Tumbang Sabetung berkumpul dengan hati penuh syukur untuk merayakan kasih Kristus yang hidup dan memberi pengharapan.

Sebagai misionaris yang tergabung dalam Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI), pelayanan ini dijalankan dengan satu kerinduan: membangun iman percaya orang Kristen agar sungguh mengenal kasih Kristus yang nyata, sekalipun berada di wilayah pedalaman.

Screenshot 2025 12 29 013818

Ibadah dipimpin langsung oleh Ketua POS Pelayanan Injil Tumbang Sabetung, Uan A. Narang, S.Pd., yang dengan penuh urapan menyampaikan kabar sukacita dan damai sejahtera dari kasih Kristus. Firman Tuhan disampaikan dengan jelas dan menguatkan, menegaskan bahwa kasih Tuhan tidak pernah dibatasi oleh jarak, kondisi, ataupun keterbatasan.

Screenshot 2025 12 29 013704

Pelayanan liturgi dibawakan oleh Novi Star Kristaliani, yang memimpin jemaat masuk dalam suasana ibadah yang khidmat dan penuh penghayatan. Pujian, doa, dan Firman berpadu menjadi satu persekutuan yang hidup—menguatkan iman jemaat dan meneguhkan panggilan untuk tetap setia berjalan dalam kebenaran.

“Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya!” Mazmur 118:24

Screenshot 2025 12 29 013449

Ibadah Minggu pagi ini menjadi pengingat bahwa:

  • Injil tetap relevan dan berkuasa hingga ke pedalaman

  • Kasih Kristus membawa damai sejahtera bagi setiap hati yang percaya

  • Gereja Tuhan hidup melalui jemaat yang setia bersekutu dan melayani

Screenshot 2025 12 29 013915

Pelayanan YDKI di Desa Tumbang Sabetung terus melangkah, menjangkau jiwa-jiwa dan menyalakan terang Injil di pedalaman Kalimantan. Di tempat yang jauh dari hiruk pikuk kota, Tuhan sedang mengerjakan karya-Nya yang besar.

Doakan kami agar pelayanan Injil di pedalaman Borneo terus bertumbuh, dan semakin banyak jiwa mengenal kasih Kristus yang menyelamatkan. (yes)