Tliu, Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang memampukan setiap langkah pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) di berbagai pelosok negeri. Di Desa Tliu, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kasih Tuhan kembali dinyatakan secara nyata melalui selesainya Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga Bapak Yosua Lenamah.

Kini dengan penuh sukacita kami mengumumkan bahwa pembangunan rumah telah mencapai 100%. Dari pondasi pertama digali hingga penyelesaian akhir, semua dilakukan dengan penuh kasih, kesabaran, dan kerja sama yang tulus.

Kesempurnaan Kasih: Rumah Baru yang Siap Dihuni

Pada tahap final ini, beberapa pekerjaan penting telah diselesaikan, menandai bahwa rumah sudah sepenuhnya layak untuk dihuni:

  1. Pemasangan Daun Pintu

Pintu-pintu telah terpasang rapi, memberikan akses masuk yang aman dan nyaman bagi keluarga. Daun pintu bukan sekadar perlengkapan rumah, tetapi simbol awal baru—pintu berkat yang dibukakan Tuhan bagi keluarga Bapak Yosua.

  1. Pemasangan Daun Jendela

Jendela-jendela kini terpasang indah, menghadirkan cahaya baru bagi rumah ini. Jendela menjadi lambang harapan: bahwa terang Kristus akan selalu menerangi setiap sudut kehidupan keluarga ini.

  1. Finishing (Penyelesaian Akhir)

Dari pengecatan, perapian dinding, lantai, hingga semua detail kecil, semuanya dituntaskan dengan teliti. Hasil akhir yang rapi dan bersih menjadikan rumah ini benar-benar siap menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, dan membangkitkan sukacita.

  1. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST)

Acara serah terima menjadi puncak pelayanan ini. Dengan penuh haru dan rasa syukur, keluarga Bapak Yosua Lenamah menerima rumah baru mereka secara resmi. Penandatanganan BAST menjadi bukti bahwa pelayanan telah selesai, dan rumah ini kini sepenuhnya menjadi milik keluarga penerima.

Momen sederhana namun penuh makna ini disaksikan oleh masyarakat, tim YDKI, dan para pekerja yang terlibat. Tangis syukur, senyum bahagia, dan doa bersama mengiringi puncak pelayanan ini.

4

Kesaksian Kasih yang Tidak Akan Dilupakan

YDKI percaya bahwa setiap pelayanan harus lahir dari kasih yang tulus. Program RTLH ini bukan hanya membangun sebuah rumah, tetapi membangun harapan baru dan memulihkan martabat keluarga yang sebelumnya tinggal dalam keterbatasan.

Keluarga Bapak Yosua kini dapat merasakan kenyamanan tinggal di rumah baru mereka. Tidak lagi khawatir akan hujan atau angin kencang, tidak lagi merasa terpinggirkan, dan tidak lagi merasa sendirian. Kasih Tuhan telah menyentuh mereka melalui tangan-tangan yang tergerak untuk melayani.

Masyarakat Desa Tliu pun merasakan kebersamaan yang luar biasa. Gotong royong, saling mendukung, dan bekerja bersama menjadi gambaran nyata bahwa kasih Tuhan mempersatukan semua orang tanpa memandang latar belakang.

Firman Tuhan yang Menghidupkan Pengharapan

Seluruh pelayanan ini berpegang pada firman Tuhan, yang menjadi dasar kami melayani:

“Segala sesuatu yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” — Kolose 3:23

Ayat ini menjadi pengingat bahwa setiap paku yang dipasang, setiap papan yang diangkat, dan setiap langkah pelayanan dilakukan untuk memuliakan Tuhan, bukan untuk diri sendiri.

3

Rumah Ini Adalah Bukti Kasih Tuhan

Dengan selesainya pembangunan hingga 100%, rumah keluarga Bapak Yosua Lenamah kini berdiri sebagai kesaksian hidup tentang kebaikan Tuhan. Dari awal hingga akhir, tangan Tuhan memimpin seluruh proses ini.

Semoga rumah ini menjadi tempat damai, tempat doa, tempat pemulihan, dan tempat di mana kasih Tuhan terus dinyatakan setiap hari. YDKI bersyukur boleh menjadi alat Tuhan dalam pelayanan ini, dan berdoa agar semakin banyak keluarga di pedalaman Indonesia dapat merasakan kasih yang nyata seperti ini.

Segala hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan.
Soli Deo Gloria.
(yes)