TUMBANG MANANGEI – Pagi yang damai di hari Minggu, 4 Oktober 2026, tepat pukul 09.00 WIB, menjadi saksi bagaimana kasih Tuhan terus menjangkau pelosok negeri. Di sebuah ruang sederhana di rumah Kak Santri Milawati di Desa Tumbang Manangei, Kalimantan Tengah, tunas-tunas iman sedang bertumbuh subur melalui pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI).
Lihatlah semangat luar biasa dari keenam anak pedalaman ini: Queenara Kalysta, Elsa, Septa, Denis Imanuell, Komik, dan Daniel Pratama. Mereka duduk rapi bersila di atas karpet biru sederhana, dengan pandangan tertuju pada sebuah meja lipat kecil tempat Alkitab dan buku pujian terbuka. Kesederhanaan tempat ini sama sekali tidak menyurutkan kerinduan mereka untuk beribadah.
Momen yang paling menggetarkan hati adalah ketika Elsa berdiri dengan penuh keberanian untuk memimpin pembacaan Alkitab. Dengan suaranya yang lugu namun begitu lantang dan jelas, Elsa membacakan kitab Mazmur 148:1-10. Ayat demi ayat ia lafalkan dengan sungguh-sungguh, mengajak seluruh ciptaan dan alam semesta untuk memuji Tuhan. Di akhir pembacaannya, dengan penuh keyakinan ia mengingatkan kita semua bahwa berbahagialah mereka yang mendengar firman Tuhan dan melakukannya hari lepas hari.
Sekolah Minggu yang dibimbing dengan penuh kesabaran oleh Kak Santri Milawati ini kemudian ditutup dengan keheningan suci. Bersama-sama, anak-anak ini melipat tangan, duduk bersila, dan memejamkan mata mereka dengan sangat khusyuk untuk menaikkan doa penutup. Dari kepolosan wajah mereka saat berdoa, terpancar harapan yang besar bagi masa depan desa ini.

Pelayanan YDKI terus bergerak menembus keterbatasan, membawa terang Kristus hingga ke ujung hutan Kalimantan.
Mari jadikan ini inspirasi kita hari ini! Jangan biarkan semangat mereka berhenti di sini. Bantu viralkan dan bagikan postingan ini agar dunia tahu ada anak-anak hebat di Tumbang Manangei yang sedang memuji Tuhan dengan segenap hati mereka. Dukung terus pelayanan misi YDKI!
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
