Batu Kuli (Sei Nanjan), Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) kembali melaksanakan panggilan pelayanannya untuk mewujudkan kasih yang nyata di pedalaman Kalimantan Tengah. Dipimpin langsung oleh Ketua YDKI, Enardo, bersama Sekretaris YDKI, Yesaya Tameses, tim YDKI melakukan kunjungan pelayanan ke Desa Batu Kuli (Sei Nanjan), Desa Mahup, serta POS Pelayanan Injil Desa Tumbang Sabetung, yang berada di Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.

Perjalanan Panjang Penuh Pengorbanan
Perjalanan pelayanan ini bukanlah perjalanan yang mudah. Tim memulai perjalanan dari Kota Palangka Raya menuju Desa Tumbang Lahang selama 1 hari 1 malam menggunakan transportasi mobil, kemudian dilanjutkan ke Desa Tumbang Hiran dengan waktu tempuh yang sama, 1 hari 1 malam menggunakan mobil.
Perjalanan semakin menantang ketika tim melanjutkan rute dari Tumbang Sanamang menuju Sei Nanjan (Desa Batu Kuli) selama 2 hari 2 malam menggunakan perahu bermotor, menyusuri sungai dan alam pedalaman yang masih sangat alami.
Meski melelahkan secara fisik, perjalanan ini menjadi kesaksian iman dan komitmen YDKI untuk tetap hadir menjangkau saudara-saudari di pelosok negeri.
Pertemuan Lintas Tokoh dan Lintas Iman di Desa Batu Kuli (Sei Nanjan)
Setibanya di Desa Batu Kuli (Sei Nanjan), tim YDKI disambut dengan hangat oleh berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:
- Tokoh masyarakat keturunan Tamanggung Adjan
- Demang Kepala Adat Katingan Hulu (Agung Karamatjaya)
- Komandan Pasukan Dayak TBBR Desa Batu Kuli (Sei Nanjan)
- Perangkat Desa, termasuk Ketua RT 1 dan Ketua RT 2
- Perwakilan warga beragama Kaharingan
- Perwakilan warga beragama Islam
- Perwakilan warga beragama Kristen
- Perwakilan warga beragama Katolik
Pertemuan berlangsung dalam suasana obrolan santai, penuh kekeluargaan, saling menghargai, dan toleransi antarumat beragama dan Kepala Sekolah SDN 1 Batu Kuli (Sei Nanjan). Tim YDKI menyampaikan visi dan misi kedatangan mereka, yakni menghadirkan pelayanan rohani yang membangun, memberdayakan, dan membawa damai bagi seluruh masyarakat.
Harapan Warga Akan Pelayanan Rohani Kristen
Dalam dialog yang terbuka dan penuh kepercayaan, warga Desa Batu Kuli (Sei Nanjan), khususnya umat Kristen, menyampaikan beberapa usulan dan harapan pelayanan rohani, yaitu:
- Harus ada Sekolah Hari Minggu (SHM) bagi anak-anak sebagai sarana pembinaan iman sejak dini.
- Menginginkan Kehadiran Guru Pendidikan Agama Kristen di SDN 1 Batu Kuli (Sei Nanjan) dan buku referensi pelajaran Pendidikan Agama Kristen kelas 1 hingga kelas 6, agar anak-anak Kristen mendapatkan hak pendidikan agama yang layak.
- Terlaksananya Baptisan Kudus bagi 9 warga Desa Batu Kuli, yang direncanakan akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Januari 2026.
- Harus ada Kunjungan dan pelayanan dari tokoh pelayanan jemaat Kristen, khususnya pendeta, untuk melayani dan membina umat Kristen secara rutin di Desa Batu Kuli (Sei Nanjan).

Dukungan Penuh dari Seluruh Warga
Seluruh warga dan tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan persetujuan dan dukungan penuh atas usulan-usulan pelayanan rohani yang disampaikan. Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati antarumat beragama di Desa Batu Kuli (Sei Nanjan) terjaga dengan sangat baik.
Warga menyampaikan harapan besar agar program-program pelayanan ini dapat segera direalisasikan dan berjalan dengan baik demi pertumbuhan iman, pendidikan rohani anak-anak, serta penguatan kehidupan berjemaat di desa mereka.

Komitmen Yayasan Damar Kasih Indonesia
Melalui kunjungan ini, Yayasan Damar Kasih Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi jembatan kasih, harapan, dan pelayanan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman. YDKI percaya bahwa pelayanan yang tulus, dialog yang terbuka, dan kerja sama dengan masyarakat lokal akan menghasilkan dampak yang berkelanjutan.
Kiranya setiap langkah pelayanan ini menjadi benih kasih yang terus bertumbuh, membawa terang, damai, dan pengharapan bagi Desa Batu Kuli (Sei Nanjan), Desa Mahup, Desa Tumbang Sabetung, dan seluruh wilayah Katingan Hulu. (yes)
