TUMBANG MANGKETAI – Kalimantan Tengah, dengan rimbunnya hutan dan luasnya bentang alam, tak menyurutkan semangat kami, para misionaris volunteer Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI), untuk menjangkau jiwa-jiwa di pelosok. Pada hari Minggu yang cerah, tanggal 4 Oktober 2026, tepat pukul 10.00 WIB, sebuah momen sakral dan penuh sukacita terjadi di Pos PI Tumbang Mangketai. Sebuah kebaktian persekutuan jemaat yang dirangkaikan dengan perjamuan kudus, menjadi bukti nyata bahwa kasih Tuhan mampu menembus setiap batas.
Suasana di Pos PI Tumbang Mangketai pagi itu terasa begitu berbeda. Wajah-wajah penuh harap dan antusiasme menyambut kedatangan tim YDKI. Di tengah keterbatasan, semangat jemaat untuk bersekutu dan memuji Tuhan sungguh luar biasa. Kami dapat melihat kerinduan yang mendalam akan firman Tuhan terpancar dari setiap pasang mata, baik dari orang tua maupun anak-anak. Kebaktian ini menjadi lebih istimewa karena ini adalah kali pertama bagi banyak dari mereka untuk merasakan perjamuan kudus di tempat ini.
Kebaktian dipimpin dengan penuh hikmat oleh Pdt. Krisna, yang bertugas sebagai Liturgis. Suaranya yang tenang namun tegas menuntun setiap hati untuk merenungkan kasih dan kebesaran Tuhan. Beliau juga memimpin doa pembuka, membuka pintu hati jemaat untuk menerima setiap berkat yang telah disiapkan. Pdt. Krisna, yang juga memimpin lagu pujian, mengajak seluruh jemaat untuk bersorak-sorai dan memuliakan nama-Nya. Lagu-lagu pujian yang dinyanyikan dengan penuh semangat menggema di seluruh pelosok desa, menciptakan atmosfer yang begitu menggetarkan hati.
Pembacaan Alkitab yang juga dibawakan oleh Pdt. Krisna, mengambil nas dari Matius 21:33-45. Perikop tentang “Perumpamaan tentang Penggarap-penggarap Kebun Anggur” menjadi pesan sentral dalam kebaktian ini. Pdt. Krisna mengupas tuntas makna perumpamaan ini, mengingatkan jemaat akan tanggung jawab mereka sebagai penggarap di kebun anggur Tuhan, dan pentingnya untuk selalu setia dan berbuah bagi-Nya. Pesan ini terasa begitu relevan dan mendalam, menggugah hati setiap orang yang hadir.
Di tengah-tengah kebaktian, kantong persembahan syukur diedarkan oleh Saudari Jumita. Ini bukan sekadar tentang nominal, melainkan bentuk ucapan syukur atas berkat dan perlindungan yang telah Tuhan berikan. Setiap persembahan yang terkumpul, meski mungkin tak seberapa jumlahnya, menjadi simbol penyerahan diri dan kepercayaan penuh kepada Tuhan. Kebaktian ditutup dengan doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Krisna, memohon belas kasihan dan pertolongan Tuhan untuk setiap jemaat, bangsa, dan negara.

Pelayanan di Pos PI Tumbang Mangketai ini bukan sekadar sebuah kegiatan rutin, melainkan sebuah momen yang mengubah hidup. Kami, para misionaris volunteer YDKI, merasakan kehangatan dan kasih sayang yang luar biasa dari jemaat. Mereka telah mengajarkan kami tentang arti sejati dari kesederhanaan, keikhlasan, dan iman yang teguh. Kami berharap, aktivitas ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk turut ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan, menyebarkan terang dan kasih-Nya ke seluruh penjuru dunia. Mari kita terus mendoakan dan mendukung pelayanan penginjilan di pelosok-pelosok negeri, agar nama Tuhan semakin dimuliakan dan banyak jiwa yang diselamatkan. Tuhan Yesus memberkati!
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
