TUMBANG MANGKETAI – Shalom sahabat terkasih! Salam damai dan penuh semangat dari kami, para volunteer misionaris Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI). Perjalanan melayani jiwa-jiwa di pelosok pedalaman selalu membawa kisah yang menggetarkan relung hati. Tepat pada tanggal 27 September 2016, pukul 10.00 WIB, kami bersukacita bisa melangsungkan Ibadah Umum di Pos PI Tumbang Mangketai.
Jangan bayangkan gedung gereja yang megah dengan fasilitas lengkap. Ibadah kami dilangsungkan di sebuah bangunan kayu yang sangat sederhana, dengan jendela-jendela berteralis kayu yang terbuka lebar, langsung menyuguhkan pemandangan pepohonan dan semak hijau khas alam pedalaman. Di tengah ruangan, hanya ada sebuah meja panjang yang dialasi taplak berwarna kuning yang menjadi pusat perkumpulan. Di sanalah para jemaat, mulai dari ibu-ibu yang menggendong balita hingga anak-anak kecil, duduk berkumpul mencari wajah Tuhan dengan penuh kerinduan.
Suasana ibadah terasa begitu hangat, otentik, dan penuh kekeluargaan. Saat ibadah berlangsung, anak-anak balita tampak dengan riang dan bebas berjalan atau bermain di sekitar meja pelayanan. Sebuah pemandangan kesederhanaan yang justru menghadirkan hadirat Tuhan dengan begitu murni dan kuat, meski di bangunan yang atap plafonnya bahkan terlihat memiliki bagian yang sudah rusak dan terbuka.

Dalam ibadah yang dipimpin oleh Margemini sebagai Liturgos sekaligus Pemberita Firman, serta Ibu Sisi Suyantie yang bertugas membacakan Nats Alkitab, kami bersama-sama merenungkan sebuah kebenaran yang sangat tajam dari Matius 21:21–32.
Tema ibadah hari itu menampar kenyamanan kita semua: Pertanyaan mengenai kuasa Yesus dan Perumpamaan tentang dua orang anak.
Pesan firman Tuhan bergema kuat di balik dinding-dinding kayu Pos PI ini: Ketaatan yang sejati dibuktikan melalui perbuatan dan pertobatan yang nyata, bukan sekadar perkataan manis di bibir! Seringkali, kita berlaku seperti anak kedua yang dengan cepat menjawab, “Ya, Bapa,” tetapi kakinya tidak pernah sungguh-sungguh melangkah ke kebun anggur untuk bekerja. Saudara-saudara kita di Tumbang Mangketai mengajarkan sebaliknya. Di tengah segala keterbatasan fasilitas, mereka membuktikan ketaatan mereka dengan langkah kaki yang nyata untuk bersekutu dan mendengar firman-Nya.

Mari wujudkan cinta kasih kita kepada Tuhan melalui tindakan nyata! Dukung terus pergerakan pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) untuk menjangkau lebih banyak jiwa yang terabaikan di pedalaman Kalimantan Tengah. Bersama-sama, mari kita jadi perpanjangan tangan Tuhan, bukan hanya lewat kata, tapi lewat karya yang nyata.
Bagikan kisah ini agar lebih banyak hati yang tergerak!
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
