Tumbang Sabetung,  Sore hari tanggal 27 Desember 2025 yang sederhana di Desa, berubah menjadi momen penuh makna ketika keluarga Dandy dan Lisa (Bapak Rifky / Indu Rifky) membuka rumah mereka sebagai tempat Ibadah Keluarga. Dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, hadirat Tuhan dirasakan nyata di tengah-tengah jemaat POS Pelayanan Injil Desa Tumbang Sabetung.

Sebagai bagian dari komunitas Hagios Internationaal sekaligus pengurus Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI), kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan Firman, tetapi untuk menghidupi kasih Kristus secara nyata—di rumah-rumah, di keluarga-keluarga, dan di desa-desa yang Tuhan percayakan.

Firman Tuhan mengingatkan kita:

“Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, serta melakukannya.”

Ayat ini bukan sekadar kutipan, tetapi menjadi napas pelayanan sore itu. Ibadah keluarga ini menegaskan bahwa gereja bukan hanya bangunan, melainkan persekutuan orang percaya yang rindu hidup dalam kebenaran dan kasih.

WhatsApp Image 2025 12 27 At 18.16.20

Dalam ibadah sederhana namun penuh kuasa ini:

  • Firman Tuhan disampaikan dengan bahasa yang membumi dan mudah dipahami

  • Doa dinaikkan bagi keluarga, jemaat, dan desa

  • Persekutuan terjalin erat dalam kasih dan pengharapan

Keluarga Dandy dan Lisa menjadi teladan bahwa rumah dapat menjadi altar, tempat Tuhan dimuliakan dan iman diteguhkan. Inilah wujud pelayanan YDKI: membangun iman percaya orang Kristen untuk sungguh mengenal kasih Kristus yang hidup dan bekerja nyata.

WhatsApp Image 2025 12 27 At 17.58.33

Pelayanan di Desa Tumbang Sabetung terus menjadi kesaksian bahwa di tempat yang sederhana, Tuhan sedang mengerjakan perkara besar. Ketika Firman didengar dan dilakukan, iman bertumbuh, keluarga dipulihkan, dan kasih Kristus dinyatakan.

Mari terus dukung dan doakan pelayanan injil di pedalaman.
Karena kasih yang nyata akan selalu berbicara lebih kuat daripada kata-kata. (yes)