Tumbang Sabetung, Di tengah pedalaman Kalimantan Tengah, sebuah kisah pemulihan kembali menggema.
Hari ini, kita menyaksikan bagaimana kasih Tuhan diwujudkan melalui karya nyata Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) bersama Hagios Internationaal.

Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Ibu Indu Ilas (RAMAI) kini telah mencapai 75% — sebuah tonggak penting yang membawa harapan baru bagi janda tangguh dan anak-anaknya.

75a

Atap baru kini menaungi mereka.
Lantai kokoh berdiri tegap.
Dinding dan daun jendela telah terpasang, melindungi keluarga kecil ini dari angin, hujan, dan kerasnya hidup di pedalaman.

Setiap bagian yang berdiri bukan sekadar material bangunan.
Ini adalah tanda kasih.
Ini adalah simbol kepedulian.
Ini adalah harapan baru.

Di setiap paku yang dipukul, ada doa yang terpanjat.
Di setiap papan yang terpasang, ada kasih Tuhan yang sedang bekerja.
Dan di setiap kemajuan yang tercapai, kita melihat bukti bahwa pelayanan sosial bukan hanya program—melainkan wujud dari hati yang mau dipakai untuk memulihkan hidup sesama.

Gerakan ini mengajarkan kita bahwa:

Cinta kasih mampu menembus batas, menyatukan hati, dan memberi kehidupan baru bagi mereka yang membutuhkan.

Perjalanan masih berlangsung.
Rumah ini akan segera berdiri 100% — sebagai monumen kasih Kristus bagi keluarga Indu Ilas.

Yesaya 58:12
“Orang-orangmu akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad; engkau akan berdiri kembali di atas dasar-dasar yang dahulu. Engkau akan disebut: ‘Yang memperbaiki tembok yang tembus’ dan ‘Yang membetulkan jalan-jalan untuk dihuni’.”

75b

Mari terus bergandengan tangan, mendukung, mendoakan, dan membagikan kisah ini agar semakin banyak hati yang tersentuh dan semakin banyak hidup yang dipulihkan.

💛 Mari sebarkan kebaikan.
💛 Mari bangun harapan.
💛 Mari menjadi terang di Kalimantan Tengah.(yes)