Tumbang Manangei, Kalimantan Tengah — 3 September 2026. Di tengah keterbatasan dan jauhnya akses pendidikan di pedalaman Kalimantan Tengah, ada sebuah sukacita sederhana yang terus menyala: anak-anak berkumpul untuk belajar, berdoa, memuji Tuhan, dan mendengarkan Firman-Nya.
Pada Kamis, 3 September 2026 pukul 08.00 WIB, Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) melalui pelayanan misionary volunteer kembali mengambil bagian dalam Persekutuan Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SDN Tumbang Manangei. Persekutuan ini dipimpin bersama Guru PAK, Ibu Hamnie, dengan tema pembelajaran: Kejatuhan Manusia Dalam Dosa
Kegiatan diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Denis Imanuel, kemudian dilanjutkan dengan pujian yang dipimpin oleh Milka. Suasana semakin khidmat ketika Ibu Hamnie membacakan Firman Tuhan dari Lukas 13:10–17, mengenai Tuhan Yesus yang menyembuhkan seorang perempuan yang telah lama menderita pada hari Sabat. Firman Tuhan mengingatkan bahwa Yesus tidak hanya melihat kelemahan dan pergumulan manusia, tetapi hadir membawa kasih, pembebasan, dan pemulihan. Di tengah pembelajaran tentang kejatuhan manusia dalam dosa, anak-anak diajak memahami bahwa manusia membutuhkan pertobatan dan kasih karunia Tuhan.
Dosa memisahkan manusia dari Allah, tetapi kasih Allah membuka jalan bagi manusia untuk kembali kepada-Nya.
Salah satu bagian yang tidak kalah indah adalah ketika kantong persembahan syukur diedarkan oleh Queena Kalista. Persembahan bukan sekadar tentang jumlah, tetapi tentang belajar memiliki hati yang bersyukur dan rela memberi kepada Tuhan sejak usia dini. Sebelum kegiatan berakhir, doa pulang dipimpin oleh Ibu Hamnie, menutup persekutuan dengan penuh rasa syukur. Persekutuan kali ini diikuti oleh anak-anak dari beberapa kelas:
Kelas 1:
• Queena Kalista
• Sandi
Kelas 2:
• Milka
• Danil
Kelas 3:
• Pina
Mungkin jumlah mereka tidak banyak. Namun, jangan pernah menganggap kecil sebuah persekutuan hanya karena sedikit orang yang hadir. Sebab bisa jadi, dari beberapa anak inilah Tuhan sedang mempersiapkan generasi yang kelak menjadi guru, pelayan Tuhan, pemimpin, bahkan pembawa Injil bagi masyarakat pedalaman.

Pelayanan YDKI percaya bahwa pelayanan penginjilan bukan hanya berbicara tentang berdiri di mimbar. Penginjilan juga berarti hadir bersama anak-anak. Mendengarkan mereka. Mengajarkan Firman Tuhan. Berdoa bersama mereka. Menyanyikan pujian bersama mereka. Dan menanamkan nilai kasih Kristus dalam kehidupan mereka sejak dini. Di tempat-tempat yang mungkin jarang terlihat oleh dunia, Tuhan sedang bekerja. Di ruang kelas sederhana di Tumbang Manangei, benih Firman Tuhan sedang ditaburkan. Hari ini mungkin hanya berupa doa sederhana dan pembacaan Alkitab. Tetapi suatu hari nanti, benih kecil itu dapat bertumbuh menjadi iman yang kuat. Mari doakan pelayanan pendidikan dan penginjilan di pedalaman Kalimantan Tengah. Karena setiap anak berharga di mata Tuhan.
Setiap jiwa berharga. Setiap doa berarti. Setiap pelayanan memiliki dampak. Dan setiap benih Firman Tuhan yang ditaburkan tidak pernah sia-sia.
Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI)
Melayani • Mengasihi • Memberitakan Injil • Menjangkau Pedalaman
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
