Tumbang Sabetung, Sebagai hamba Tuhan yang terpanggil untuk menghadirkan kasih Kristus secara nyata, Yayasan Damar Kasih Indonesia terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya menyentuh kerohanian, tetapi juga menjawab kebutuhan sosial jemaat dan masyarakat. Pada bulan Agustus 2025, POS Pelayanan Injil Desa Tumbang Sabetung, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan sebuah tindakan kasih melalui Proyek Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi seorang janda bernama Indu Ilas (Ramai) bersama ketiga anaknya yang belum berkeluarga.
Latar Belakang Pelayanan Kasih
Desa Tumbang Sabetung adalah salah satu wilayah pelayanan Yayasan Damar Kasih Indonesia yang terus diperhatikan dalam aspek rohani maupun sosial. Di tengah kesulitan ekonomi yang dialami sebagian keluarga, yayasan menyadari pentingnya menghadirkan Injil melalui perbuatan nyata, seperti yang diajarkan dalam Yakobus 2:17, “Iman tanpa perbuatan adalah mati.”
Salah satu keluarga yang membutuhkan perhatian khusus adalah keluarga Indu Ilas (Ramai), seorang janda yang membesarkan tiga anaknya seorang diri. Kondisi rumah mereka sudah lama tidak layak huni: dinding rapuh, atap bocor, lantai tidak memadai, serta tidak memiliki sanitasi yang layak. Situasi ini membuat kehidupan mereka penuh keterbatasan dan jauh dari rasa aman.

Pelaksanaan Program Bedah Rumah (RTLH) capaian pekerjaan 0-25%
Pada Agustus 2025, tim pelayanan sosial Yayasan Damar Kasih Indonesia bersama jemaat pos pelayanan Injil Tumbang Sabetung memulai pekerjaan pembangunan rumah baru untuk keluarga ini. Kegiatan dimulai dengan:
Survei Lapangan dan Pengukuran Rumah
Tim meninjau langsung kondisi rumah, melakukan pengukuran, dan menyusun perencanaan bangunan yang sederhana namun layak, aman, dan sehat bagi keluarga.
Pengadaan Material Bangunan
Dengan dukungan para donatur, mitra pelayanan, dan jemaat, yayasan menyediakan material seperti kayu, seng, semen, paku, serta kebutuhan dasar lainnya untuk proses pembangunan.
Kerja Bakti Bersama Jemaat
Jemaat dan warga sekitar bergotong-royong membantu menurunkan material, membangun struktur rumah, memasang dinding, hingga menutup atap. Suasana penuh kebersamaan dan sukacita, karena kasih Tuhan dinyatakan melalui persatuan tangan-tangan yang melayani.
Doa Bersama untuk Keluarga Indu Ilas
Setiap tahap pelayanan dilakukan dengan doa. Tim pelayanan memberikan penguatan rohani bagi keluarga, mendoakan agar rumah baru ini menjadi tempat penuh damai sejahtera dan perlindungan Tuhan.
Dampak Pelayanan bagi Keluarga dan Masyarakat
Pelayanan bedah rumah ini bukan hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan:
- Pengharapan baru bagi keluarga Indu Ilas untuk memulai hidup dengan lebih layak.
- Kesaksian nyata bahwa kasih Kristus bekerja melalui tindakan.
- Kebersamaan jemaat yang semakin kuat melalui gotong royong.
- Peningkatan kualitas kehidupan lingkungan, karena masyarakat melihat bahwa tubuh Kristus hadir untuk memberi dampak positif.
Keluarga Indu Ilas menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena Tuhan menjawab kebutuhan mereka melalui pelayanan ini. Ketiga anaknya kini dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan sehat.

Kasih yang Membangun Hidup
Melalui proyek Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini, Yayasan Damar Kasih Indonesia menegaskan kembali panggilan pelayanan: menghadirkan Injil Kristus secara utuh — melalui firman, perhatian, dan tindakan kasih yang nyata.
Pekerjaan ini hanyalah salah satu cara sederhana kita membangun hidup dan harapan bagi sesama. Kiranya melalui pelayanan ini, nama Tuhan dipermuliakan dan semakin banyak orang merasakan kehadiran kasih Kristus yang hidup.
“Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”— Matius 25:40. (yes)
