Tumbang Sabetung, 24 Juli 2026 – Jauh dari hingar-bingar kota, di balik rimbunnya pedalaman Kalimantan Tengah, ada nyala api harapan yang tidak boleh dibiarkan padam. Hari ini, kami dari tim volunteer misionaris Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI) kembali melangkah di Tumbang Sabetung. Misi kami jelas: memastikan generasi penerus di tempat ini tidak merasa sendirian, menabur benih Firman Tuhan, dan membangun karakter unggul.
Fokus pelayanan kita hari ini mengangkat tema yang sangat krusial: “Hidup Disiplin”.
Mengapa disiplin? Karena di tengah segala keterbatasan fasilitas dan jarak, kedisiplinan mental dan rohani adalah jembatan terkuat bagi mereka untuk merengkuh masa depan yang lebih baik.

Anak-anak ini ibarat tunas yang haus akan siraman rohani dan gembalaan yang konsisten. Namun, kekosongan ini bukanlah halangan, melainkan panggilan keras bagi YDKI untuk segera turun tangan! Kehadiran kami di sini adalah untuk mengisi celah tersebut, memastikan pelayanan tidak berhenti, dan cinta kasih Tuhan tetap tersalurkan.
Melihat mata mereka yang berbinar hari ini, segala lelah menyusuri pedalaman seketika sirna. Mari berkenalan dengan bintang-bintang kecil kita yang sedang berjuang membentuk kedisiplinan:
-
Kelas 1: Ada Rafael dan Jihan. Dengan langkah kecil dan kepolosan mereka, hari ini mereka mulai belajar hal dasar: disiplin merapikan barisan dan sikap tenang saat berdoa.
-
Kelas 3: Tiga serangkai yang luar biasa aktif; Jondri, Melki, dan Mario. Energi mereka meluap-luap! Hari ini mereka belajar bahwa disiplin mendengarkan adalah bentuk penghargaan kepada Tuhan dan sesama.
-
Kelas 5: Winny Notrisa dan ALDI. Kakak-kakak ini sudah mulai menunjukkan kedewasaan. Mereka diajak untuk memahami bahwa disiplin belajar dan beribadah adalah bentuk tanggung jawab untuk meraih cita-cita.
-
Kelas 6: Pras dan Jelsi. Sebagai yang tertua, mereka mengambil peran memandu adik-adiknya. Mereka adalah calon-calon pemimpin tangguh dari Tumbang Sabetung yang mulai belajar disiplin menjadi teladan!
Meskipun sebelumnya tidak banyak berita atau informasi persiapan yang bisa kami dapatkan dari sekolah, perjumpaan langsung dengan nama-nama di atas membuktikan satu hal mutlak: Mereka siap dibentuk, mereka rindu didengar, dan mereka sangat butuh didampingi secara berkelanjutan.
Pelayanan penginjilan di pedalaman bukan sekadar rutinitas, tapi tentang turun langsung menyentuh hati dan mengajarkan nilai-nilai kehidupan nyata.
Bantu kami terus menyalakan harapan di Tumbang Sabetung! Mari doakan anak-anak ini dan bagikan (share) postingan ini agar lebih banyak hati yang tergerak untuk mendukung pergerakan YDKI di pedalaman Kalimantan Tengah.
Video lengkap dapat dilihat pada akunt Facebook Damar Kasih Indonesia. (yes)
