Tliu, Pelayanan kasih adalah nafas dari setiap karya yang dilakukan Yayasan Damar Kasih Indonesia (YDKI). Melalui setiap langkah kecil yang dikerjakan di berbagai pelosok negeri, YDKI terus menghadirkan wujud nyata Injil Kristus bagi mereka yang membutuhkan. Salah satu bentuk pelayanan tersebut saat ini sedang berlangsung di Desa Tliu, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timur Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga Bapak Yosua Lenamah.

Kasih yang Nyata Melalui Tindakan Sosial
Sebagai misionaris yang melayani bersama YDKI, kami melihat betapa besar kebutuhan masyarakat di Desa Tliu akan uluran tangan kasih—terutama bagi keluarga-keluarga yang tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak. Rumah bukan hanya bangunan, tetapi ruang pemulihan, tempat bertumbuh, dan simbol kehangatan keluarga. Karena itu, YDKI memandang penting menghadirkan kasih Tuhan secara konkret melalui pembenahan tempat tinggal keluarga yang membutuhkan.
Keluarga Bapak Yosua Lenamah menjadi salah satu penerima perhatian melalui program ini. Dengan semangat gotong royong dan pengharapan kepada Tuhan, proses pembangunan telah dimulai dan kini memasuki tahap capaian pekerjaan 0–25%.

Capaian Pekerjaan 0–25%: Fondasi Kasih yang Dikerjakan dengan Sungguh
Pada tahap awal ini, beberapa pekerjaan penting telah dilakukan sebagai fondasi pembangunan rumah baru:
- Persiapan Alat, Bahan, Tukang, dan Lokasi
Tim lapangan YDKI bekerja memastikan seluruh material sudah tersedia dan tertata dengan baik. Pengaturan tenaga tukang juga diselaraskan agar pekerjaan berjalan efektif dan sesuai rencana.
- Penggalian Pondasi
Pondasi adalah simbol kekuatan dan keteguhan. Penggalian pondasi dilakukan dengan teliti, memastikan rumah baru keluarga ini memiliki dasar yang kokoh untuk jangka panjang.
- Pemasangan Siring & Bagesting Pondasi
Langkah berikutnya adalah pemasangan siring serta bagesting pondasi yang menjadi rangka awal pembentukan bentuk bangunan. Tahapan ini membutuhkan keakuratan agar struktur selanjutnya dapat berdiri sempurna.
- Pelipatan Besi Pondasi
Besi pondasi dilipat dan disusun sesuai ukuran teknis. Proses ini penting dalam memperkuat struktur bangunan agar mampu bertahan terhadap kondisi cuaca dan tanah setempat.
- Pengecoran Slop Dasar
Tahap awal pengecoran menjadi tanda bahwa pembangunan mulai naik ke level yang lebih terlihat. Slop dasar memberi kestabilan serta memperkuat keseluruhan struktur bangunan.
Semua pekerjaan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab, didoakan, dan diawasi agar hasilnya bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga menjadi berkat bagi kehidupan keluarga Bapak Yosua.

Kasih yang Bekerja dalam Kebersamaan
Program RTLH ini tidak hanya tentang membangun rumah, tetapi membangun harapan. Kehadiran YDKI di Desa Tliu bukan sebagai lembaga semata, tetapi sebagai sahabat, keluarga, dan sesama tubuh Kristus yang menopang satu sama lain.
Masyarakat Desa Tliu juga turut mengambil bagian. Ada yang membantu tenaga, menyediakan minum, atau sekadar hadir memberi dukungan moral. Semua ini menjadi gambaran nyata kasih Tuhan yang bekerja melalui banyak tangan.
Landasan Firman: Kasih yang Harus Diwujudkan
Pelayanan ini dilandaskan pada firman Tuhan, sebagaimana tertulis:
“Janganlah kita mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” — 1 Yohanes 3:18
Ayat ini menjadi pengingat bahwa kasih sejati harus dinyatakan, bukan hanya diucapkan. Dan melalui program RTLH ini, YDKI berkomitmen menunjukkan kasih Allah melalui tindakan nyata bagi sesama.

Melangkah dalam Iman dan Harapan
Tahap awal pembangunan rumah bagi keluarga Bapak Yosua Lenamah telah berjalan dengan baik. Meski baru pada capaian 0–25%, semangat pelayanan dan pengharapan akan penyertaan Tuhan terus menyala.
YDKI percaya bahwa rumah yang sedang dibangun ini kelak akan menjadi tempat teduh, tempat pertumbuhan rohani, serta tempat di mana kasih Tuhan dirasakan setiap hari.
Kiranya melalui pelayanan sederhana ini, nama Tuhan semakin dipermuliakan dan masyarakat Desa Tliu semakin merasakan hadirat kasih-Nya.
Soli Deo Gloria.(yes)
